Archive for May, 2007

INDIGO GIRL

Tuesday, May 8th, 2007

Sabtu 25 Maret 2007…Jadi bintang tamu di acara on air radionya Aa’ Gym…Siaran yang bertajuk Indigo Girl ini memang hasil kerja sama antara Bandung Rukyah Center dengan Radio MQFM. Gak Ngerti kenapa aku yang terpilih sebagai “contoh korban” (bukankah ada anak mesin yang dimasuki jin aljabar itu yang lebih keren kejadiannya…), tetapi yang jelas…dari acara itu…aku tau kalo INDIGO means…NILA (biru nila unggu…tetapi cenderung ke ungu). Ic…kalau soal aura yang berwarna ungu seperti kata Kang Badri (pimpinan BRC), aku memang sudah dua kali tahu kalau auraku unggu. Pertama dikasi tahu teman…kedua hasil tes sendiri dari buku berjudul AURA yang juga dikasih teman (Sudah dikembalikan kepada pemberinya).

Awal-awal dikasi tahu harus nongol di suatu acara apapun itu sungguh bikin keki…soalnya selama ini, style nya memang jadi orang dibelakang layar. Bukan orang garda depan. Tapi untung…Retna, sohib sekos dulu yang sempat menghilang muncul lagi dan nemenin di ruang siaran…sekaligus membawa ilmu pengetahuan tentang hal-hal begituan dan memberi kenang-kenangan buku saku al ma’surat yang amat kecil. Very usefull…Thx yo Na’!

Kembali ke indigo girl…seperti kata Kang Badri, berkaitan dengan warna aura unggu. Orang-orang indigo intuitif dan selalu dipercaya sebagai penyelamat alam semesta… hal seperti ini juga sudah aku dengar dari orang lain, Pak Karim, tetapi dengan istilah yang berbeda…yaitu bertugas menjaga keseimbangan alam semesta…

Pak Karim, temennya Mas Arif ini, juga mengatakan bahwa aku bersifat seperti surat-surat di Al Qur’an Jus 29 dan sampai kapanpun aku tetap akan sensitif sama gangguan mereka dan klimaks sakit fisik akan dialami pada umur 29 yaitu akan mati suri 4-5 hari… Dan sebagainya dan sebagainya, lupa apa aja ceramah beliau saat itu. Maklum sudah lama…Entahlah…masih nanti kok, hadapi yang sekarang saja…toh mempercayai ramalan adalah dosa besar…

Lagian…
“Aku sesuai dengan prasangka hambaku kepada ku”. (Hadist Qudsi) 6

Dan yang lebih penting dari itu semua…
“Beribadahlah kepada Tuhanmu sampai kematian menjemputmu”.
(Q.S. Al Hijr 15 : 99)6

Dahulu kala…sebelum kenal dengan BRC…aku memang super duper sensitif…misal…ada temen yg diledekin / dimarahin / sengsara…dia biasa saja…tapi aku yang merasa tidak biasa saja. Seolah-olah aku yang diledekin / dimarahin / sengsara…Kalau tidak, misal…ada temen berbuat tidak baik…dia asik-asik aja…tapi seolah-olah aku yang merasa berdosa sekali…pokoknya…harus menanggung dosa semua orang lah. Pokoknya semua orang boleh berbuat salah…bahkan menyakiti…tapi sebaliknya dengan aku…harus baik, memaafkan orang lain, tapi tidak memaafkan diri sendiri…bahkan pernah aku membalaskan dendam orang lain karena gak tega melihat teman begitu menderita, meskipun merugikan diriku sendiri, yah supaya setimpal…mungkin itu yang dimaksud dengan “penyelamat alam semesta”, kali…(such a kind of rodok aneh…).

Terus yang dimaksud intuitif…mungkin yang dimaksud bisa melihat masa depan …melihat means tidak harus melihat dalam arti sebenarnya…bisa berupa firasat, mimpi atau film yang berputar dikepala dan sangat sesuai dengan kejadian yang nanti akan terjadi.

Aku pernah terfokus pada aceh…amat sangat terfokus…dan AMAT SANGAT MENGGANGGU konsentrasi waktu itu…mungkin karena disana ada orang yang menyebalkan dalam hati …tetapi…begitu orang itu pindah tugas ke ambon…fokus tetap ke aceh, gelisah…dan begitu tsunami menerjang…hati sy (maaf), merasakan kelegaan yang luar biasa (begitu banyak korbannya bukan…)…

Hal seperti ini juga aku rasakan pada saat temanku…Mbah Singo atau Ahmad Bakti mau meninggal…fokus yang diluar kendali dan amat sangat mengganggu! Tapi begitu beliau meninggal…wuah kelegaan luar biasa…meskipun gara-gara lupa baca Yasin sebelum tidur karena kecapekan dari rumah duka, (sebelumnya aku memang berjanji untuk membacakan Surat Yasin untuk beliau 7 malam berturut-turut…), tidur malam itu serasa ditemani pocong disamping badan. Ketika kesadaran mulai pulih…dan memutuskan untuk tidur lagi dengan mengabaikan kewajiban mendoakan almarhum, pocong masih mengganggu. Telpon teman gak ada yang respon..paling cuman hah hehe ahh heh, tapi mereka tetap gak bangun2…Ketok2 kamar temen, yang bangun cuman 1 orang dengan kamar berantakan penuh buku…gak tega minta tolong karena dia mau ujian rupanya…balik kekamar…Aku putuskan wudlu dan membaca Yasin keras-keras dengan amarah yang meluap karena dikerjain sama mereka…dan its over…pocong gak berani nemenin lagi.

Dahulu kala, ketika Bapaknya Elly meninggal…rasa gelisah teringat Elly yang sudah satu semester lebih tidak aku kunjungi kosnya juga sangat mengganggu. Sampai suatu malam…mau tidur tapi bayangan temenku Elly tidak bisa hilang dari kepala. Dan ketika bangun tidur, tanpa mandi akupun langsung nyamperin kos temanku itu. Terlambat. Barusan Elly sudah pulang ke Kediri karena bapaknya semalam meninggal. Hal yang sama aku rasakan ketika ibunya Herlina dan bapaknya Sari Rahma meninggal. Dan semuanya menyisakan rasa sesal yang luar biasa…Kenapa aku datang terlambat sekedar untuk menemani pada saat temanku menerima kabar duka itu…

Pada saat ibuku sakit…aku pasti SUDAH PERNAH atau pasti AKAN merasakan apa yang beliau rasakan pada saat itu. Mungkin ini sebab hubungan ibu dan anak yang sudah sewajarnya dekat dari sananya.

Capek sekali ya ikut merasakan semua penderitaan orang lain…apalagi kalau itu hanya berupa fiasat yang tidak jelas…

Tapi alhamdulillah…sudah selesai kok semuanya (setelah 10 kali terapi, dua minggu sekali, sejak 27 November 2006 )…
Dan…semoga untuk selamanya…

Untuk menuliskan semua hal itu satu persatu…gak sanggup, karena banyak sekali hal-hal yang akupun sampai sekarang masih terheran-heran…(baik gangguan yang aku tahu kalo itu memang gangguan maupun ganguan yang baru aku tahu setelah dikasih tahu BRC).

Pokoknya jahat banget mereka itu…apalagi kalo yang mengganggu ada jin cowoknya seperti kata Tya, temannya Iman…Tya berkata bahwa suatu malam dia didatangi jin laki-laki yang “menyukaiku”. Jin itu rambutnya panjang dan bagus sekali. Dia mendatangi Tya intinya jangan ikut campur memisahkan aku dengan dia. Saking kuatnya jin itu, Tya sampai bangun kesusahan…

(Mas Arif…Tya aja diancam…apalagi sampean…aku sudah kembai ke jalan yang benar lho…Maafin aku ya kalau dahulu pernah membuat hidupmu yang tenang menjadi alur grafik yang naik turun, turbulen dan kacau gara-gara aku. Dan meskipun Pak Karim dari dulu sudah memperingatkan sampean bahwa sampean tidak akan dapat menghandle aku…but, You have try to do the best…Makasih ya…).

Segini aja kilas balik kemaren…capek sekali…

Melalui siaran on air itu…diharapkan timbul persepsi bahwa hal-hal seperti itu bukanlah kelebihan atau apapun…itu merupakan gangguan jin yang berusaha mengganggu manusia…mereka sama saja dengan kita…ada yang islam, dan kafir…islamnya pun ada yang mukhlish dan ada yang setengah-setengah…(Q.S. At Jinn 72 : 11). Yang suka mengganggu manusia adalah jin yang kafir dan islamnya setengah-setengah 9.

Semua orang berpotensi diganggu mereka…bahkan Nabi Yakub pun, mengaku diganggu sampai kesusahan dan kepayahan. Hanya Nabi Muhammad saja yang selamat dari gangguan mereka, meskipun ada pendapat lain bahwa nabi akhir jaman itupun tak luput dari gangguan jin 3.

Seperti janji Iblis pada Allah yang tertuang dalam Al Qur’an Surat Al Hijr Ayat 39-42:
Q.S. 15 : 39
Ia (Iblis berkata, “Tuhanku, oleh karena engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka yang di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya),
Q.S. 15 : 40
kecuali hamba-hambamu yang terpilih diantara mereka”.
Q.S. 15 : 41
Dia (Allah) berfirman “Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepadaku”.
Q.S. 15 : 42
“Sesungguhnya kamu (iblis) tidak kuasa atas hamba-hambaku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat”.

Hikmah dari kejadian ini adalah bahwa untuk memenangkan perjuangan ini hanyalah dengan semakin mendekatkan diri sama Allah…Hanyalah Dia tempat bergantung dan memohon pertolongan…Seperti yang dapat disarikan dari rangkaian empat ayat dia atas, bahwa orang yang ihklas (Al Mukhlashin) tidak akan dapat dikuasai oleh iblis…8.

Only God knows…

“…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”. (Q.S. Al Baqoroh 2 : 216) 5.

Over all…Hidup ini sejatinya adalah perjalanan. Kita semua adalah salik - orang yang berjalan. Lalu hendak kemanakah kita berjalan ??? Allah bertanya kepada Nabi Ibrahim: “Fa ayna tadzhabun. Lalu, akan kemana kamu pergi?”. (Q.S. Al Takwir 81 : 26). Al Qur’an mengisahkan jawaban Ibrahim: “Sesungguhnya aku pergi menghadap Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku”. (Q.S. As Shaffat 37 : 99) 8.

Ya ALLAH…jika aku tidak dapat mendapatkan petunjuk hari ini, berarti aku berjalan dan memutuskan persoalan ini dengan nafsuku. Dan aku yakin hal ini tidak baik untuk perjalanan hidupku tanpa ENGKAU.
Sebagaimana Nabi Yusuf mengatakan, “Ya ALLAH, aku tidak percaya dengan nafsuku karena nafsu ini begitu kuat mengajak kepada perbuatan yang tidak baik, kecuali engkau memberikan rahmat kepadaku”. (Q.S. Yusuf 12 : 53) 7.
Amin…

(Disadur dari Buku Sholat Khusyu’)

Oya, dibawah juga dilampirkan kiat-kiat antisipasi, tanda-tanda orang mendapat gangguan, sebab-sebab terjadinya gangguan, siapa saja yang terganggu, sekaligus kemana harus minta tolong yang benar-benar sesuai dengan syariat islam…

Untuk sekedar berbagi ilmu…

KIAT-KIAT ANTISIPASI 1,2,3,4,9,10,11

Tuesday, May 8th, 2007

1.Mantapkan tauhid
2.Pelajari Islam secara Kaffah
3.Memulai segala aktivitas dengan doa, minimal Basmalah
4.Menjaga sholat 5 waktu (Langsung sholat begitu mendengar Adzan)
5.Dzikir, tahlil 100 x (HR. Bukhari, Muslim dan At Tirmidzi)
6.Sholat Lail sepertiga malam
7.Sebelum tidur : Sholat Witir 3 raka’at sebelum tidur sekalian untuk wudhlu sebelum tidur. Bersihan kasur sambil membaca ta’awudz (Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk). Kemudian tengadahkan tangan sambil membaca : Al Fatehah, Al Ikhlas, An Nas, Al Falaq, Al Kafirun, Al Baqoroh 255 (Ayat Kursi), Al Baqoroh 285 – 286. Usapkan ke seluruh tubuh. Dan teruskan dengan dzikir sampai tertidur. (Tidur merupakan saat yang paling mudah bagi mereka untuk memasuki tubuh kita, berhati-hatilah…).
8.Bangun tidur: Baca doa bangun tidur: Alhamdulillaahilladzii ahyaanaa ba’damaa amaatanaa wa ilaihinnusyuur. (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada Nya lah kami akan kembali). Lalu diusapkan ke seluruh wajah.-Hr. Bukhori-
9.Membaca Alma’surat boleh Sugro maupun Kubro saat Subuh dan Magrib
10.Menjaga wudlhu
11.Berbakti kepada orang tua
12.Rutin mengaji
13.Amar Ma’ruf nahi munkar
14.Jangan suka menyendiri, menjaga silaturahmi, banyak bergaul dan tertawa, islam tidak mengajarkan kesedihan untuk menginggat NYA, tetapi ruh yang bersih akan bergetar, menangis (bukan menangis sedih, tetapi menangis merasa kecil) ketika mengingat NYA (Kalau dirukyah berkali-kali kita akan dapat merasakan sensasi perasaan seperti ini).
Termasuk ketika terjadi bencana alam, kematian dan sebagainya, sebenarnya Islam tidak mengajarkan kita untuk menangis dan bersedih, tetapi mengajarkan bagaimana bersabar, bersyukur dan khusyu’. Seperti dzikir Rosullullah dalam Doa Alma’surat (doa yang diwariskan): “Ya Allah, aku berlindung kepada Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dan aku berlindung kepada Mu dari kelemahan dan kemalasan…” ).
15.Olah raga, makan dan istirahat yang cukup (karena dengan badan yang kuat akan semakin menguatkan pertahanan kita).
16.Terapi yang syar’iyah serta berbekam sebulan sekali seperti sunnah rosul, tiap tanggal baik (tanggal 17, 19 atau 21 Kalender Hijriah).
17.Berhujan-hujan dengan berniat untuk membersihkan diri.
“(Ingatlah), ketika Allah membuatmu mengantuk untuk memberi kententraman dari Nya, dan Allah menurunkan air (hujan) dari langit kepadamu untuk menyucikan kamu dengan (hujan) itu dan menghilangkan gangguan-gangguan setan dari dirimu dan untuk menguatkan hatimu serta memperteguh telapak kakimu (teguh pendirian)”. (Q.S. al Anfal 8 : 11)
18.Jika pindah rumah atau melewati tempat yang tidak berpenghuni, bacakan Surat Al Baqoroh, untuk mengusir “penghuni lama”.

Nb. :
Dikutip dari berbagai sumber 1,2,3,4,9,10,11
Ini bukan sekedar teori…Aku sudah mengalami dan membuktikannya…Yang ditulis di Al Qur’an tentang hakekat mereka itu terasa nyata sekali…

Terima kasih ya Allah…Engkau sudah menunjukkanku jalan kembali ke jalan yang benar…Bukan jalan yang Engkau murkai dan bukan pula jalan yang sesat…
(MURKAI means sengaja menentang ajaran Islam, SESAT means sengaja mengambil jalan selain ajaran Islam)). (Q.S. Al Fatehah 1 : 7) 2. 

TANDA-TANDA GANGGUAN JIN 3

Tuesday, May 8th, 2007

Ciri-ciri ini merupakan salah satu cara untuk mendiagnosa apakah dalam tubuh kita ada gangguan jin atau tidak, dan bukan kesimpulan mutlak karena boleh jadi hal itu terjadi akibat dari kelalaian kita dan kemalasan kita saja.

1.FISIK

1.Pusing-pusing sebagian atau keseluruhan, leher berat atau kaku
2.Bahu, pundak selalu berat / pegal
3.Nyeri, panas atau terasa berat pada bagian-bagian tertentu
4.Dada sesak atau panas
5.Sakit pada perut atau ulu hati
6.Gangguan sekitar rahim, prostat, ginjal
7.Pandangan mata kabur
8.Mendengkur sangat keras ketika tidur atau suara gigi bergesekan
9.Makan minum berlebih
10.Memiliki kekuatan fisik yang diluar kemampuan umumnya manusia
11.Sakit yang sangat pada jam-jam tertentu
12.Sakit yang berpindah-pindah datang dan hilang
13.Dsb

2.PSIKIS

1.Mudah dan sering marah / tersinggung
2.Bingung, sulit konsentrasi
3.Sering bermimpi menakutkan / tidak menyenangkan
4.Sering bermimpi didatangi binatang buas (ular, ulat, buaya dan hariamau dsb)
5.Sering bermimpi dengan orang yang sama
6.Bermimpi jatuh di tempat yang tinggi
7.Bermimpi di tempat yang bau busuk sekali
8.Resah, gelisah, takut, minder
9.Sulit tidur, banyak tidur
10.Malas beraktifitas dalam kebaikan
11.Sering berprasangka buruk, was-was
12.Mud tidak stabil
13.Merasa ada bisikan-bisikan di hati atau di telinga
14.Pernah atau sering mendengar suara letusan di atap atau disekitar rumah, khususnya malam hari
15.Sering bisa menebak peristiwa yang akan terjadi (menerawang)
16.Bisa melihat “sesuatu” (makhluk atau benda) yang umumnya tidak terlihat oleh orang lain
17.Merasa selalu ada yang mengikuti
18.Dsb

3.IBADAH

1.Sering lupa jumlah raka’at shalat
2.Terasa berat / mengantuk setiap berdzikir atau membaca Al Qur’an atau ketika hadir dalam majelis ilmu
3.Sering sulit bangun pagi / subuh
4.Sering batal ketika berwudlu
5.Sering tidak yakin ketika berwudlu, mandi janabah atau was-was ketika shalat
6.Dsb

4.AKTIVITAS SOSIAL

1.“Terhalang” rizkinya, sering gagal dalam usaha mencari nafkah 2:268
2.“Terhalang” jodohnya 2:102
3.Dijauhi atau dibenci rekan-rekannya
4.Dsb

5.BARANG ATAU BENDA

1.Merusak mesin: mobil, sepeda motor, mesin pabrik dll
2.Terasa angker. Pohon tidak bisa ditebang
3.Dsb

Poin-poin yang dicetak tebal memiliki bobot nilai yang lebih besar, bila banyak poin sesuai dengan yang kita rasakan maka kita mesti lebih meningkatkan lagi ibadah, do’a dan konsisten berinfaq.

PENYEBAB TERJADINYA GANGGUAN 3

Tuesday, May 8th, 2007

1.INTERNAL

1.“Pagar-pagar penjaga rumah”, penangkal dari gangguan GHAIB, yang dipendam / ditanam didalam dan disekitar rumah atau tempat usaha
2.Jimat-jimat, rajah yang digantungkan, dipasang di rumah atau tempat usaha, dibawa, dipakai “ROMPI”, sapu tangan, ikat pingang, ikat kepala dll
3.Dalam bentuk benda. Seperti: Senjata, benda-benda pusaka dan bertuah, cincin, gambar-gambar bernyawa, patung, topeng dsb
4.Amal-amal Wirid atau dzikir yang tidak diajarkan Nabi Muhammad saw. Tidak ada dalil resmi yang bisa dipertanggungjawabkan, seperti beberapa “sholawat”, do’a-do’a yang diwiridkan (diulang-ulang) dengan bilangan yang ditentukan dengan hikmah (khasiat), fadhilah tertentu yang tidak ada keterangan SHOHIH secara dsiplin ilmu agama
5.Ilmu kadigdayaan, kanoragan, tenaga dalam yang diperoleh melalui isian, “susuk”, pernafasan, wirid-wirid bacaan dsb
6.Kemaksiatan-kemaksiatan akibat melanggar larangan Allah dn Rosul Nya. Seperti makan minum dengan tangan kiri
7.Dsb

2.EKSTERNAL

1.Pelet, santet atau tenung / teluh serta sirep / gendam (hipnotis). Termasuk dalam kelompok sihir
2.‘Ainul Hasad (pandangan jahat) atau Nafsul Hasad (jiwa yang jahat) dari manusia & jin
3.Dijadikan tumbal
4.Keluarga atau orangtua berbuat musyrik.
5.Dll.

SIAPA SAJA YANG TERGANGGU 3

Tuesday, May 8th, 2007

Orang-orang terdekat, seperti:

1.Orang tua, istri, suami, anak, pembantu rumah tangga, dll
2.Orang-orang yang berinteraksi dengan mereka

TERAPI DAN KONSULTASI 3

Tuesday, May 8th, 2007

BRC, Bandung RUQYAH Center

1.Bandung Timur Jl. Suci 137. Bbk. Gempol No. 64 (depan FPOK UPI Bandung +- 500 m sebelum terminal Cicaheum +- 300 m sebelum Padasuka. Telp. 727 88 36 - 7278763)
2.Bandung Utara, Darut Ruqyah. Jl. Geger Kalong Girang no. 54 +- 100 m sebelah barat Mesjid DT. Telp 70420054-70424154)
3.Bandung Barat, Jl. Cihanjuang No. 34. Telp. 70333384. +- 100 m dari Jl. Raya Cibabat. Sebelum Alfa Mart.
4.GRC, Garut Ruqyah Center. Jl. Cimanuk No. 180. Telp. 0262 231550, Kang Badri 70404300-08122444335

TEMPORARY BRC MOBILE:

1.Pasir Ris Drive 456 lantai 5, +6508876645, Singapura
2.Apartmen Muhibbah Lantai 16 Jl. Klang Lama +60127454614, Malaysia

Nb. :
Kelebihan terapi disini adalah…mereka benar-benar menerapkan Syariat Islam yang tidak lekang dimakan jaman, sekaligus disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap berdasarkan Al Qur’an dan As Sunnah.

DAFTAR PUSTAKA

Tuesday, May 8th, 2007

1.Alma’surat Sughro Hasan Al Banna, Sholahuddin Press

2.Al Qur’an

3.Buletin BRC

4.Doa, Dr. Miftah Faridl, Penerbit Pustaka, 2001

5.Doa Orang-orang Sukses, Aam Amiruddin, Khazanah Intelektual, 2004

6.Mengapa Harus Berserah, Ibn Athaillah, Serambi, 2006

7.Pelatihan Shalat Khusyu’, Abu Sangkan, Baitul Ihsan, 2004

8.Rahasia Sepuluh Malam, Achmad Chodjim, Serambi, 2006

9.Strategi Menelanjangi Jin, Aam Amiruddin, Khazanah Intelektual, 2004

10.Terapi Gangguan Jin dengan Ruqyah dan Doa, Al Ustadz Fadlan Abu Yasir, Lc, Umaimatama Production

11.Terapi Serangan Sihir dengan Ruqyah dan Doa, Al Ustadz Fadlan Abu Yasir, Lc, Umaimatama
Production

TERIMAKASIH…

Tuesday, May 8th, 2007

Dahulu sewaktu masih SMA, aku pernah berdoa…semoga ketika selesai sekolah formal, aku sudah dapat membereskan hal-hal yang sangat unexplained dan sangat mengganggu ini…
Alhamdulillaah…walaupun baru terjawab sekarang…tetap alhamdulillaah…
Mungkin ada yang heran, kok kekeuh banget sih??? Kok prioritasnya ke situ banget sih??? Dan seperti kebanyakan komentar temen-temen kos…kok frontal banget sih melawannya…akibatnya dia kan juga kuat melawannya…kejadian di kos jadi aneh-aneh…
Kalo kata Aso…dianterin ke rumah sakit mata aja malas-malasan, tapi kalo ke ubekin (Universita Bekam Indonesia) rajin banget…

Satu hal…tidak ada kata menyerah…kalau solusinya sudah ketemu kenapa tidak dihabisin saja sekalian??? Lagian seperti dendam yang sudah mendarah daging, karena sudah lama sekali “dibanting kesana-kemari” dan tidak ada yang dapat merasakan apa yang aku rasakan dan aku sendiri pun juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi…

Dan selama masih ada gangguan…I can’t reach my dream without kick them back! Teman-teman sudah banyak yang “terbang” dan “sukses”, dan aku…masih berkutat pada basic need…
Ya sudah…tampaknya memang harus membangun fondasi dulu…nanti gedungnya akan cepat mengikuti kalau fondasinya sudah benar…amin…

Sampun nggih…sampun ngoten cerita kulo…dan kalau mereka berusaha kembali…sebaiknya tidak usah digubris, karena semakin diperhatikan, mereka semakin menang dan senang.
Meskipun ternyata kemampuan “melihat” itu masih juga ada…ah…cuekin saja…banyak hidup di dunia real yang butuh difokusin, asal fisik dan aktifitas tidak diganggu, dan cara berjalan tidak sempoyongan seperti orang yang kakinya dibebani sesuatu, sudah alhamdulillaah…

Lagian, aku dari dulu sebenarnya tidak suka membicarakan tingkah polah mereka kecuali untuk meramaikan pergaulan aja…

“Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada buhul tali yang sangat kuat yang tidak akan pernah putus.
Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui”.
(Q.S. Al Baqarah 2 : 256)

Kalo kata Iman…
“Allah has brings You this far, and Allah will never leave You alone…”

Terimakasih buat…:
Bedjo, Iman, Batih, Aso, Ihsan, Galbo, Aryo, Inun, Nenenk, Aan, Watie, Sari, Mbak Nida, Putri, Apri, Retna, Herlina, Mas Dian, Lyza, Irma, Icha, Diana, Mera, Lidya, Ade, Hindy, Suci, Egina, Puspa, Lia, Uni Eka, Sofie, Nenny, Emma, Bibik Kos, Panji, Ellya, Mbak Runia, Maryam, Nata, Maria, Vivi, Neflia, Tya, Ical, Ketut, Zaid, Agus AS, Bona, Aira, Mbak Rina FT, Mas Faridz, Agus TM, Mas Win, Mas Agung, Mas Mafudz, Pak Karim, Pak Suadji, Pak Haji Ondi, Ghoib Rukyah Centre, BRC, Mas Arif, Keluarga Kediri, Keluarga Subang, dan teman-teman yang lain yang belum disebutin…

NB.:
Oya, aku selalu mengabaikan saran-saran Pak Karim ini untuk belajar dan menghafal Al Qur’an secara serius dari Jus 29, kemudian dilanjutkan ke Jus 30 dan diteruskan Jus 1 dst….
Dan tanpa sadar…pencarian-pencarian yang berlanjut ke penemuan-penemuan mengenai pemahaman itu, tanpa aku sadari ternyata bermula berkutat di Jus 29, kemudian ke ayat-ayat pejagaan yaitu ayat-ayat akhir Jus 30. Dan kemudian diperdalam tentang ke-Tauhid-an di Ayat-ayat pada Jus 1…(Memang siy…kalo belum mengalami sendiri tidak akan mendengarkan omongan orang lain, seperti Bedjo said :P)

Wallahu Alam…

Ya ALLAH…Kamu dimana??? Aku begitu merindukan Mu…

Dan sepersekian detik kemudian…Adzan Sholat Dhuhur berkumandang…mengajak untuk bertemu dengan NYA…
Alhamdulillaah…………………………………………….

-The end of the road…apa salahnya berbagi ilmu…-

Kapan-kapan aku akan cerita mengenai Sholat Khusyu…(But not now ya…).
Dan aku masih tidak sebaik seperti teori di atas…tetapi, apa salahnya berusaha….

-The Real Ina Inoea-