secret
Wednesday, September 3rd, 2008pernah baca?
kalo kata saya…semua yand ditulis disitu itu di islam dah ada bo…
intinya buku itu kalo di transform dalam kajian islam….adalah proses untuk syukur, sabar, dan khusyuk…
so, kenapa ya buku2 yang ditulis oleh orang selain islam begitu mudah dipahami…???
maaf bukannya bermaksud menyinggung keyakinan lain…dl sy juga suka baca tulisan2 ret ret agama lain…bgt membumi kalo kata sy…
setelah sy pikir2 mungkin karena yang lain berpikir down 2 up kalo islam up 2 down….kalo di buku "tuhan dimata para filosof" bagian pengantar oleh bpk komarudin hidayat(…mungkin dipadankan dengan istilah dibuku itu)…"jika pangkal tolak kajian ilmu kalam adalah kitab suci yang sudah diyakini sejak awal sebagai pengetahuan suci yang dianugerahkan Allah shg disebut revealed knowledge, bagi para filosof, pengetahuan ttg tuhan merupakan capaian dari kerja keras akal sehingga disebut acquired knowledge", dari teori yang mengatakan (dalam agama islam) agama lain merupakan agama buatan manusia…krn merupakan hasil dari buah keras pikir manusia…so wajar jika kt merasa mudah memahami tulisan2 yang ditulis oleh agama lain diabnding dgn islam…mereka kbykn tulisannya parsial, case by case….
kalo digabung baru bisa dilihat secara makro…tapi kemudian ketika dilihat dari atas semakin banyak pertentangan2 yang terjadi…
dihubungakan dgn buku terserbut, "tuhan dimata para filosof", pendukung tasawuf memandang kalangan filosof adalah orang yang hanya senang beradu argumentasi rasional, tentang agama dan tuhan, tetapi hatinya kering. mereka merasa pintar, tetapi justru tersesat karena kepintarannya>.
kasus2 yang banyak dialami pelajar2 di luar negeri…apalagi anak astro…ha3….pulang2 atheis…(apa gak ingat mati ya mereka…???:P)
akhirnya ilmu mereka bukannya menjadi barakah…(apakah barakah itu??? kalo sy lebih condong ke arti bahwa barakah berarti semakin dekat dengan Allah…)
kalao di buku Baarakalllahu laka, didalamnya di tulis tentang
"Baarakalllahu laka, wa barakallahu ‘alaika" , semoga Allah karuniakan barakah kepadamu, dan semoga Ia limpahkan barakah atasmu, artinya, barakah kita harapkan ada pada hal2 yang kita sukai, barakah kita harapkan ada dalam hal2 yang tidak kita sukai….
belajar di luar negeri mungkin kita sukai meski jauh dari sanak sodara, mengenal budaya yang berbeda dan jauh lebih maju meskipun buah jeruk segar gak ada, kata mas christ…:(, tapi kalo pulang atheis???? dimana barakahnya….???
kena gangguan jin mungkin tidak kita sukai…(jelas tidak suka bego!), tapi kalo larinya ke dukun instan selesai persoalan dalam waktu cepat….dimana barakahnya…???? bukannya malah jadi musrik dan su’udzon sama orang lain (karena menuduh orang lain sbg biang keladi…).
oiya ada hal lucu dalam buku barakallahu laka tsb,memang bukku untuk pernikahan sih…
tentang poligami…suami yang ingin poligami dituntut untuk adil dalam segala hal, kecuali 1….
yaitu rasa…karena rasa hanya hak veto milik Allah….
Makannya Allah tidak memberi rasa pada manusia, melainkan Allah memberi akal pada manusia…perasaan manusia dapat dibolak-balik sekehendak hati oleh allah, dan akalnya lah yang harus menyikapi perasaaanya…
makanya itu…tetap seorang nabi Muhammad pun…memiliki rasa yang paling tinggi kepada aisyah dibanding istri2 yang lain, dan pernah ada suatu cerita bahwa suatu ketika nabi berjalan dan melihat seorang perempuan cantik, langsung perasaan nabi tidak karuan…(hohoh, nabi bisa blingsatan juga ya lihat cewek cantik:P), maka langsung deh nabi mencari istrinya, dengan maksud menjauhi yang haram dan mendekati yang halal…
ditulis pula, nikahilah laki2 karena agamanya, karena jika ia bosan padamu, dia tetep memperlakukan kamu dengan baik karena dia takut dan ingat janji dia pada Allah ketika mengucap akad nikah, karena akad merupakan miitsaqan ghaliizhaa, sebuah perjaian berat…di al qur’an hanya terdapat 3 perjanjian berat dan salah satunya dalah perjanjian akad nikah….
So, kenapa artis kawin cerai?? karena mereka memperturutkan hawa nafsunya, perasaaannya yang bolak balik tidak diimbangi dengan akal yang berbuah iman…halah….
oiya…disitu juga ditulis tinggkah lucu nabi muhammad ketika istrinya berkumpul mau demo minta perbaikan nasib dalam hal materi, sedangkan saat itu beliau sedang stres nyiapin pertempuran besar….just like another ordinary man……beliau mengurung diri ke guanya (ini bener2 gua lho, bukan "gua" dalam arti sekarang misal cowok main game semalaman…hehehe)….terus akhirnya keluarlah ayat yang mengatakan…ayat ato hadis ya lupa …intinya…yang penting barakah…bukan materi yang berlimpah…halah…..
sekian…siapa tau bisa untuk renungan ramadhan…
mohon maaf lahir bathian semoga puasanya berkah….amin…..