Takdir dihadapi dengan syukur (up date an)
Friday, February 13th, 2009— On Mon, 2/9/09, THIA integral integral_heartbeat@yahoo.co.id> wrote:
From: THIA integral
Subject: Re: [inoea] Comment: “KIAT-KIAT ANTISIPASI 1,2,3,4,9,10,11″
To: inoea@yahoo.com
Date: Monday, February 9, 2009, 2:43 PM
assalamu’alaykumwrwb…
waaahhh… mbake… makaci yaaah…!!!
sangat amat berguana balasan emailnya, ntar besok2 aku nanya soal islam lg boleh yah?
wah gak usah besok2 deh langsung skarang aja gmn? ehehehe..
mb nanya lg, kan aku pernah denger tuh..cuma pernah denger loh, kan katanya takdir tuh ada 4: lahir,mati,jodoh,rezeki
katanya klo lahir,mati,jodoh itu bener2udah ditentukan sama Allah, trus kalo rejeki itu, kita berusaha, trus Allah menentukan (jadi ada usahanya dulu gitu)
maksudku,berarti bener ga klo lahir,mati,ama jodoh,emang udah ditentukan dari sananya?mau gimanapun usaha kita,ya klo kita harus mati hari ini ya mati hari ini,ya macem gitu lah… bener gak sih?
trus nanya lagi,klo ndak ngerepotin,aq pengen tau surat apa aja yg mbahas 4 masalah diatas?
jazzkhoirkats,,,wasswr wb,,,very2matur nuwun…… =)
Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Ola Integra….
Sebetulnya aku sama juga sama sampean…masih bingung soal hidup rejeki jodoh dan mati. (bingGung ato bingung ??? sudah engGak disleksia lagi kok umaria kayam hari lubis jr. :P)
Soal-soal begituan masih berupa rahasia besar bagiku karena belum ketemu orang yang oke dan dasar-dasar yang oke pula…
Tapi biar mudah dan tidak terjebak dalam lingkaran kebingungan yang belum juga ketemu kunci-kuncinya itu…sementara realita didepan mata juga menuntut untuk segera di eksekusi yang membutuhkan energi konsentrasi hati dan pikiran yang tidak sedikit….hehehe…
Gimana kalo aku cerita soal yang hanya sedikit aku tau…
Kalo menurut buku Emotional Spiritual Quotient karya Ari Ginanjar Agustian (saya uraikan dalam bahasa saya)…
Yang disebut variabel bebas (variabel X(t)) dalam hukum Allah adalah kehendak manusia untuk BEBAS MEMILIH dalam suatu perkara pada suatu waktu tertentu. Kita misal pada detik ini bebas mau ngapa2in….terserah…
Yang menjadi varabel tidak bebas (variabel Y) adalah hukum AKIBAT dari SEBAB keputusan tindakan kita pada saat itu. Atau bahasa lainnnya ( Y= f(x(t)) ).
Nah…variabel tak bebas itu merupakan hukum pasti (takdir Allah)…
Tapi yang selalu kita inginkan kan adalah AKIBAT YANG BAIK…tetapi akibat yang baik kadang butuh perjuangan besar untuk meraihnya, tidak semudah membalikkan telapak tangan…nah kadang juga TERASA tidak mengenakkan (terasa ini masuk ranah relativitas)…
Dan inilah yang sering orang hindari ato malas dan menjauhi…
yaitu PERJUANGANNYA yang TERASA TIDAK MENGENAKKAN itu…
Untuk meminimalisir perasaan yang tidak mengenakkan saat dalam perjuangan meraih akibat yang baik itu (atau bahasa gaulnya agar selalu ENJOY dalam semua proses kehidupan kita)…maka kita harus sering-sering merasa BERSYUKUR apapun kondisi kita…karena dengan banyak bersyukur akan MENGUNDANG HAL-HAL YANG BAIK LAINNYA…
seperti dijelaskan pada ayat…
“…sesunggunya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan apabila kamu mengingkari-Ku, sungguh adzab-Ku sangat keras”
QS Ibrahim14:7
So…
1. Mulailah dengan memilih aktifitas yang baik (karena akibat yang baik pasti disebabkan oleh pilihan yang baik pula) dan dahului dengan baca Basmallah… (masak ada yang mau berbuat mungkar tapi memulainya dengan Basmalah??? hahaha suatu sebab dan akibat yang mustahal…ato penjahatnya masi ragu-ragu mau berbuat jahat??? :P)
“Siapa berpegang teguh kepada Allah, berarti ia telah mendapat petunjuk ke jalan yang lurus”
QS Ali Imran (Keluarga Imran) 3:101
“…Akibat yang baik adalah bagi yang bertakwa”
QS Thaha 132
“Hendaklah kamu berpegang kepada kebenaran, karena sesungguhnya kebenaran itu memimpin kepada kebaktian, dan kebaktian itu, membawa ke surga (kebahagiaan); dan hendaklah seseorang itu bersifat benar dan memiliki kebenaran hingga dia tertulis di sisi Allah sebagai orang yang sangat benar; dan hendaklah kamu jauhi kedustaan karena sesungguhnya kedustaan itu memimpin pada kedurhakaan, dan kedurhakaan membawa neraka (kehancuran); dan janganlah seseorang tetap berdusta dan menulis kedustaan hingga tertulis di sisi Allah sebagai pendusta”
HR Bukhori Muslim
2. Dan pada prosesnya bersabar dan BERYUKUR dan senantiasa khusyuk ikhtiar (totalitas dan fokus)…
“…Hanya orang yang sabar yang akan menerima pahalanya tanpa batas”
Qs Az Zumar (Rombongan) 39:10
“Kamu pasti menjalani (keadaan) tingkat demi tingkat”
QS Al Insyiqaaq (terbelah) 84:19
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk”
QS Al Baqoroh (Sapi Betina) 2:45
3. Then serahkan (tawakalkan) hasilnya pada Yang Di Atas…ikhlas pada ketentuan Nya…
“Siapa yang bertawakal kepada Allah Dia akan mencukupinya”
QS Al Thalaq 3
“Dan bahwa usahanya akan kelihatan nantinya”
QS An Najm (Bintang) 53:40o
4. Selain itu jangan lupa untuk selalu berdoa…meminta …kalo belum tau apa yang diinginkan…ya berdoanya meminta supaya ditunjukkan apa sih yang sebenarnya yang SEBAIKNYA kita inginkan….
“Berdoalah kepadaKu nicaya akan Kuperkenankan bagimu…”
QS Al Mukmin (Orang Yang Beriman) 40:60
Seems hidup kelihatannya mudah…tapi susah dalam prakteknya…he3…
Selain itu banyak juga orang yang susah BERSYUKUR pada saat DITIMPA MUSIBAH…untuk kasus ini baca buku Quantum Ikhlas deh…so helpfull.
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,
Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”
QS Alam Nasyrah (Bukankah Telah Kami Lapangkan) 94: 5-6
“…Allah tiada membebani seseorang lebih dari apa yang Ia berikan kepadanya. Sesudah orang menderita kesukaran, Allah akan memberinya kelapangan”
QS Ath Thalaaq (Talak) 65:7
“Yang berkata (dengan hati yang yakin) bila bencana menimpa dirinya, Sungguh kita adalah milik Allah, dan kepada-Nya kita kembali”
QS Al Baqoroh (Sapi Betina) 2:156
“…Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, kami pergilirkan di antara manusia, (agar mereka mendapat pelajaran)…”
QS Ali Imran (Keluarga Imran) 3:140
Dan ada pula orang yang KUFUR NIKMAT ketika hidupnya sudah BERLIMPAH HAL-HAL DUNIAWI sehingga serakah…
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh Allah benar-banar Maha Pengampun dan Penyayang”
QS An Nahl (Lebah)16:18
Bahkan ada ekstrim lain untuk kasus kufur nikmat yang menjadikannya sok-sok an ikutan paham sosialis komunis…ada ayat yang cucok kalo menurutku bagi yang meragukan janji keadilan Allah terhadap seluruh kondisi ciptaan-Nya yang mungkin terlihat oleh kita sekarang ini…
“Sungguh telah Kami ciptakan segala sesuatu dengan ukuran”
QS Al Qamar (Bulan) 54:49
“…Diciptakan-Nya segala sesuatu, dan ditetapkan-Nya ukurannya yang tepat”
QS Al Furqon (Pembeda) 25:2
Dan kalo masih juga ragu atau belum bisa melihat “ukuran yang tepat itu” pada kondisi ciptaan-Nya yang terlihat oleh kita sekarang ini…
“…Dia mengetahi apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki…”
QS Al Baqoroh (Sapi Betina) 2:255 (Ayat Kursi)
Jadi mungkin dengan guideline di atas kita bisa menerapkannya untuk berbagai kasus…yang dalam hal ini yang sampean tanyakan untuk takdir yang berkaitan dengan kasus hidup rejeki jodoh dan mati.
Memang susah sih…kadang kita pengen tau dulu kepastian takdir kita mengenai hal-hal tersebut di atas, sebagai JAMINAN sebelum kita memulai usaha (ikhtiar) mencapai hal-hal tersebut. Wajar…ketidakpastian yang makin tinggi akibat percepatan laju perubahan serta peningkatan variasi elemen-elemen yang menyebabkan perubahan lingkungan, makin membuat kita makin bingung…kalo peganggannya belum kuat…
Padahal, selain jaminan yang TAMPAKNYA kita butuhkan itu …Allah malah sudah memberikan jenis jaminan lain yang BENAR-BENAR KITA BUTUHKAN dan jelas-jelas jauh lebih membuat kita merasa tentram…yaitu jaminan:
“…sesunggunya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan apabila kamu mengingkari-Ku, sungguh adzab-Ku sangat keras”
QS Ibrahim14:7
“(Yaitu) mereka yang beriman dan hatinya tentram karena mengingat Allah. Ketahuilah! Hanya dengan mengingat Allah lah, maka hati menjadi tentram”
QS Ar Ra’d (Guntur) 13:28
“Dialah yang telah menurunkan ketentraman (perasaaan) di dalam hati orang-orang yang beriman supaya bertambah keimanannya disamping keimanan yang telah ada”
QS Al Fath (Kemenangan) 48:4
…atau kata orang bule, jaminan itu dibahasakan seperti pernyataan di bawah ini:
“Bukan urusan saya untuk memikirkan diri saya sendiri. Urusan saya adalah untuk memikirkan Tuhan. Dan urusan-Nya lah untuk memikirkan saya”
Simone Weil dalam Quantum Ikhlas (Erbe Sentanu)
Tapi jangan hawatir, bingung bukanlah suatu masalah. Kebingungan adalah sebuah transisi sebelum masuk ke ruang pemahaman (pencerahan) baru…nikmati aja. Kata Erbe Sentanu…
Oiya…mungkin juga…kenapa takdir kita tidak diperlihatkan saja dengan jelas …mungkin juga agar kita selalu merasa butuh kepada Nya…Karena, Allah itu sangat senang jika kita butuhkan…Seperti seorang kekasih yang selalu merasa senang jika dibutuhkan oleh kekasihnya. (kalau sudah bisa dengan mudah dan terbiasa untuk selalu bersyukur sehingga dapat menganggap Allah sebagai kekasih kita).
“Wahai manusia, kalian membutuhkan Allah. Sementara Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji”
QS Fathir 15
“Cintailah Allah lewat sejumlah nikmat yang Dia berikan kepadamu”
Hadis Nabi
Coba bayangkan kalo semua takdir kita jelas sekali sehingga kita mudah saat trackingnya….mungkin kita tidak pernah memohon secara sungguh-sungguh…mungkin kita hanya akan mengandalkan kerja dan usaha saja dan melalaikan suatu ritual doa…yang sebenarnya memiliki andil yang jauh lebih besar dalam mewujudkan apa yang kita inginkan. Karena sebagai kekasih kita, Allah selalu mengabulkan semua permintaan kita.
“Doa adalah senjata (alat kerja) orang yang beriman”
Muhammad SAW
“Berdoalah kepada Allah dan yakinlah doa kalian dikabulkan…”
Muhammad SAW
“Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lengah dan ragu”
Muhammad SAW
“…Aku dekat…Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku…”
QS Al Baqoroh (Sapi Betina) 2:186
“Berdoalah kepada-Ku nicaya akan Kuperkenankan bagimu…”
QS Al Mukmin (Orang Yang Beriman) 40:60
“Atau, siapakah yang mengabulkan orang terdesak ketika ia berdoa?”
QS An Naml (Semut) 27:62
(Baca buku Quantum Ikhlas karya Erbe Sentanu deh…kalo pengen tau penjelasan ilmiahnya soal Kekasih yang sangat mengasihi ini).
Terus juga jangan merasa gagal kalo dalam perjuangan mencapai akibat yang baik itu kita terjerumus melakukan kesalahan. Karena tidak ada yang salah dalam kepastian takdir Allah…Semuanya sudah atas kehendak Allah…Tinggal bertaubat dan kembali ke track yang sudah kita pilih…Yang penting adalah gradien usaha kita positif…gitu aja…
Allah kan Maha Penyayang dan Penerima Taubat….
“Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melanggar batas hingga merugikan diri sendiri! Janganlah berputus asa atas rahmat Allah. Sungguh, Allah mengampuni segala dosa, karena Ia maha Pengampun, Maha Penyayang’”
QS Az Zumar (Rombongan) 39:53
“…Sungguh, Dia Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang”
QS Yusuf 12:98
“Allah mencintai orang yang bertaubat dan Dia mencintai orang yang membersihkan diri”
QS Al Baqoroh (Sapi Betina) 2:222
“Allah hendak memberikan keringanan kepada kalian, karena manusia diciptakan dalam keadaan yang lemah”
Qs An Nisa (Wanita) 4:28
“Allah menginginkan kemudahan dan tidak menginginkan kesukaran bagi kalian”
QS Al Baqarah (Sapi Betina)2:185
“Katakanlah ‘Jika kamu benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah Aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, Alah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang’”
QS Ali Imran (Keluarga Imran) 3:31
Aku juga nulis gini bukan karena aku tau banyak…aku hanya mumpung punya waktu banyak aja…dimanfaatin buat bangun pondasi…ntar-ntar who knows…..
-Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan???; Ar Rahman 55:13-
Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.
Pakan utama kelinci adalah rumput, sayuran dan bijian. Dan rumput timothy adalah pakan terbaik kelinci. Timothy adalah sejenis rumput lapangan yang pada bagian atasnya terdapat “ekor kucing”. Kadar serat rumput timothy cukup baik sehingga tidak menimbulkan masalah pencernaan. Rumput jenis lain, termasuk jerami juga bisa, syaratnya harus dalam kondisi layu. Takaran rumput per hari seberat badan kelinci, diberikan sore hari.
) Atau kulit jagung muda. Tapi yang paling gampang kangkung aja. Secukupnya, jangan kebanyakan.



kalo kelinci loe mencret obat naturalnya dikasih daun jambu pasti fesesnya(e enya) bulet lagi.
By: Arie on March 20, 2008
at 9:24 pm
By: Meli on May 28, 2008
at 2:19 pm