PIT STOP

August 11th, 2009 by inoea
[ Minggu, 09 Agustus 2009 ]
Oleh : J. Sumardianta*

Di ruang pit stop, pembalap melakukan penyegaran, menerima instruksi, memperbaiki mesin, mengisi bahan bakar, dan mengganti suku cadang.

Lagu merdu adalah lagu yang bi­­sa mengurai pikiran paling sedih. Syair lagu Tak Ada Yang Abadi milik Ariel Peterpan sungguh memberikan mak­na paling esensial buat misteri ke­­pergian terlalu cepat Urip Ariyan­to bin Kustiyo alias Mbah Surip. La­gu itu, dengan mengharukan, ber­kisah tentang kesementaraan hidup di dunia ini. Urip mung mampir ngom­be. Mung sakedeping netra. Hi­dup sekadar mampir minum. Ha­nya sekejap mata. Sehebat apa pun puting beliung mengamuk, sekencang apa pun jantung berdetak, tidak akan mampu berpacu melawan takdir.

Bagai meteor yang sekonyong-ko­nyong memijarkan cahaya, tapi dalam sekejap menghilang, pelantun la­gu-lagu reggae berpenampilan ek­sen­trik itu menggenapi kebenaran ung­kapan lama: kesturi mati karena bau­nya. Mbah Surip wafat di puncak ketenarannya.

Bermula dari heboh lagu sederhana nan menghibur Tak Gendong dan Ba­ngun Tidur, jadwal pentas Mbah Su­rip supergila padatnya. Kelelahan mem­buat tubuh si Mbah Surip limbung. Bunga kesturi yang sedang mekar ranum itu rontok saat me­ne­bar­kan aroma keharuman. Ma­sya­rakat Jepang punya sebutan karoshi,mati kelelahan karena kebanyakan kerja.

Kesibukan pentas, audiensi dengan fans, dan sesi wawancara wartawan men­jadi lubang hitam yang menelan habis energi artis pecandu kopi dan pe­rokok berat ini. Ketenaran memak­sanya menjadi hiperaktif. Popularitas menggiringnya pada ujung ke­le­tihan. Mbah Surip, saat diantar anak­nya “mengungsi” dengan sepeda motor ke rumah komedian Mamik Pra­kosa, sempoyongan dihajar kesibukan permanen.

Mbah Surip, meminjam ungkapan Da­vid Riesman dalam The Lonely Crowd (2001), adalah korban kerja sa­ma bercorak antagonistis rezim budaya massa -aku memperalatmu untuk mendapatkan apa yang aku ingin­kan. Almarhum penyanyi Gombloh dan pelawak Gepeng, pendahulunya, setali tiga uang.Diam-diam pro­duser, event organizer, stasiun te­levisi, media cetak, sentra-sentra clubbing, provider layanan telepon se­luler, dan fans menjadi monster yang menelan Mbah Surip di padang gurun kedangkalan artifisialitas.

Popularitas itu duri. Hukum besi ke­tenaran ini tidak bisa dihindari pe­sohor mana pun. Ketenaran bisa me­merosokkan selebriti pada kesibukan permanen. Kesibukan perma­nen merupakan keberhasilan palsu. Tak ubahnya dinding depan mente­reng sebuah gedung. Saat kesibukan di­paksa berhenti total, bangunan itu pun runtuh. Kesibukan permanen bu­kan saja tidak cerdas, tapi juga ti­dak waras. Ada sebuah kartun yang menggambarkan seorang pria duduk dalam peti matinya dengan sebuah kom­puter jinjing di pangkuan sedang membalas e-mail. Di bawah kartun tertera kalimat “Bahkan ketika kamu mati, kotak inbox masih penuh”.

Kesibukan membuat orang berope­ra­si dengan mode sedang bekerja te­rus-menerus. Baru beristirahat ke­tika segalanya telah terlambat. Kesibukan permanen bukan hanya kon­traproduktif. Pun membikin kewa­lahan. Kesibukan itu mengabdi waktu, bukan berorientasi pada tujuan. Terlalu sibuk merupakan halangan terbesar bagi pertumbuhan spi­ritual. Itu sebabnya, ketenaran dan kesuksesan mesti ditinjau ulang de­ngan cara mengaudit kesibukan.

Sudah fana hidup ini terkadang amat kejam dan sia-sia. Vanitas va­nitatum mundi. Kesia-siaan sebuah du­nia yang sia-sia. Adriano, mantan pe­nyerang Internazionale Milan, m­elarikan diri dari Italia. Ia memutus kon­trak secara sepihak karena tidak bahagia. Kemasyhuran sebagai pesepak bola rupanya membuat Adriano de­presi. Tiada malam yang tak dile­wat­kannya untuk mabuk di kelab ma­lam Kota Milano.

Bintang sepak bola Brazil itu me­milih meninggalkan Serie A yang gla­mor. Ia pulang ke kampung halaman. Adriano kembali menemukan gai­rah hidup di kampungnya. Di tem­pat kelahirannya yang kumuh dan merupakan sentra peredaran nar­koba, Adriano bisa berjalan de­ngan celana pendek tanpa alas kaki. Mengunjungi teman-teman masa ke­cilnya. Justru ketika dikembalikan ke habitatnya, Adriano merasa tak ke­kurangan apa pun. Satu-satunya ke­kurangan hanyalah perasaan syukur. Dan, itulah yang tidak diperoleh­nya di Serie A.

Balap mobil Formula 1 (F1) adalah olah­raga paling kencang di dunia. Un­sur pokok dalam memenangi per­tan­dingan F1 adalah pit stop. Tak se­orang pembalap pun, sekencang-ken­cangnya melaju, bisa mengangkat trofi kemenangan tanpa mengambil pit stop. Di ruang pit stop, pemba­lap melakukan penyegaran, menerima instruksi, memperbaiki mesin, mengisi bahan bakar, dan mengganti suku cadang. Lalu berangkat lagi dengan kondisi segar. Kemenangan seorang pembalap, salah satunya, sangat ditentukan manajemen pit stop.

Melatih kebiasaan berhenti secara ter­atur sebelum segalanya terlambat merupakan kebajikan penting untuk menjadi sukses dan waras dalam ma­syarakat serba tergesa, pragmatis, dan instan. Bila tidak pernah berhenti, pada akhirnya yang terlihat se­pintas hanyalah bagian permukaan dari hidup ini. Waktu seakan lenyap. Ke­dalaman, kekayaan, dan tekstur tiap kesempatan hilang. Berhenti, meski hanya beberapa menit sehari, merupakan strategi untuk terhubung kembali dengan visi, kearifan, dan tujuan otentik.

Sewaktu datang ke rumah Mamik Prakosa, Mbah Surip sebenarnya hendak mengambil pit stop. Tapi, mesin turbo (jantung) Mbah Surip sudah tidak mau diajak beradu cepat lagi dengan budaya kemrungsung rutinitas jadwal pentas yang sudah padat yang masih terus dijejalkan. Requiem aeternam dona eis, Domine: Et lux perpetua luceat eis (Istirahat kekal berikanlah dia, ya Tuhan: Dan moga-moga terang abadi menyinari dia). (*)

*J. Sumardianta, penulis buku Simply Amazing: Inspirasi Menyentuh Bergelimang Makna (2009)

tabib manjur (segala penyakit)

June 23rd, 2009 by inoea

a.n abah hakim

lokasi:

depan aliyah bahrul ulum tambak beras

kecamatan jombang kota

kabupaten jombang

jawa timur

(daerah pesantren tambak beras jombang)

-tyt harapan masih ada:)-

tyt…

May 20th, 2009 by inoea

setelah seharian muter2 sama teman sekolah dari tk sampai sma di toga mas…

kemudian pulang membaca buku yang baru dibeli…7 kebiasaan covey. buku lama. tapi gara2 beli yang 8 kebiasaan jadi gatal pgn tau yang edisi sebelumnya.

sebetulnya gk terlalu tertarik…buku plg bagus ya tetep quantum ikhlas, dan motivator terbesar dan terbaik menurutku bukan covey…tapi AA’ gym yang ternyata akhirnya poligami. halah…ustadz juga manusia…:P

baru juga buka halaman satu…

tiba2 yang terlintas adalah big picture dari 2 bola panas sebelum ini…

baru sekarang saya bisa lihat flow kasusnya…

kasus pertama…

bulan puasa pas ke cimahi…

ada trigernya kenapa begitu menjadi panasn dihati yang menjadi triger bola panas 1.

ternyata trigernya memory masa lalu…

dulu…the doctor tanya ttg cream yang aku pakai kok bisa bikin wajah bersih merah merona…trus aku kasi tau sekalian aku telponin untuk aku pesenin lgs…

tyt…setelah the doctor memakai cream itu…sebulan lebih lah…wajahnya berseri2….sampai akhirnya temen2 kos di lantai satu tanya ke td (the doctor).

trus karena yang jualan saudaraku…maka anak2 pada pesan ke aku. Karena waktu itu fokus konsentrasiku lagi ngurusin kuliah yang ruwet dan harus terapi dan berobat kesana kemari… maka sy meminta temen sy yang bertanya pertama kali untuk jadi marketernya…sekalian yang ngurusin pemesanan dll. harga aku samakan dengan harga aku beli. meskipun saat itu ada kesempatn untukku untuk peluang bisnis…tapi karena temen kos sudah aku anggap keluarga ya udah aku samain saja.

trus nia, the marketernya tidak aku lepas begitu aja, tetapi aku bantu untuk melobi kesana kemari untuk promosi biar yang pesen jadi makin banyak.

ada satu anak si ayu… yang aku tanya beli gak..? jawabnya gak jelas, ya dah nyante we…

trus hari h ketika saudariku yang penjual cream itu tyt memberitahu bahwa dia gak bisa ke kosku untuk mengantarkan pesanan, melainkan suami dan anaknya yang akan mewakili dia.

aku jawab oke, jam pun disepakati. dasar sy yang pelupa…pas jam2 itu saya malah belanja ke bip. dan hp sy fren sinyalnya gak ok saat itu, susah dihubungi temen2 kos untuk pulang secepatnya karena tyt sodara saya sudah datang.

pas mau pulang, di jalan pulang baru masuk sms yang memberi tau bahwa ada saudara saya datang. Saudara??? tanya saya dalam hati waktu itu. yang mana ya? saudara saya di bandung banyak…

saya sama sekali tidak ingat.

trus pas dirumah anak2 ngomel2 katanya sodara saya udah pulang lagi…sy diam dan ktawa aja. trus pas nia ngeluarin cream wajah itu. saya baru ingat dan teriak ….oiaya mas agus…aku lupa banget….

trus yang aku kaget…tiba2 ayu bilang…katanya dia berhasil nawar lebih murah 5 ribu. dan katanya harga aslinya memang lebih murah 5 rb. jelas aku kaget!

“eh, serius aku gak ngambil untung.  emang lu beli gt??? kan enggak”.kataku

trus tyt dia beli 2. dan itupun yang satu masih belum dibayar…

sedangkan perjanjianku di telpon (pake pulsaku dan ini pun tidak saya masukkan ke biaya produksi tau!) dengan saudaraku, barang datang uang langsung dikasih.

trus dengan cepat aku emosi karena merasa dituduh ngambil untung. sial, dah dianggap sodara sendiri, dibantu, masih dicurigai. tau gt aku jual 2 kali lipat.kataku dalam hati.

trus aku  kira beneran si ayu berhasil nawar lebih murah 5 rb. berarti keuntungan saudaraku menjadi berkurang donk. akhirnya aku jelasin kondisi beban keuangan saudaraku yang tidak kecil itu. kasian kan kalo masih ditawar lagi.

trus tyt beliau juga dikerjain waktu datang ke kos. padahal mas agus itu remaja masjid yang santun. astoghfirrullooh…

eh, setelah aku jelasin soal statusnya yang remaja masjid itu, si ayu malah ngledek2 yang porno seolah2 ngata2in saudaraku itu.

saat itu anak2 gak ada yang jelasin kalo itu hanya bercandaan si ayu untuk ngerjain aku kalo dia berhasil nawar lebih murah 5 rb.

besoknya aku masih marah2 dan bilang ke si bajingan perempuan. kalo kejadian semalam itu yang dia juga ada di situ, membuat aku sangat kecewa sekali. dan saat itu juga aku bilang ke dia bahwa aku mau bayarin dia separoh karena tyt dia akhirnya juga ikut2an pesen. maklum, saat itu hubungan kami masi baik. yah, bantu2 temenlah walo dia juga sebenarnya mampu.

dan saat itu si bajingan perempuan diam saja dan cuman bilang makasih tidak menceritakan fakta yang ada.

dan beberapa hari kemudian, ketika saya membahas peristiwa itu lagi, kali ini dengan  ke marketernya, tyt…saat itu lah saya baru tau bahwa tawaran lebih rendah 5 rb itu adalah hasil kerjaan ayu.

sial. muak bgt sy waktu itu. begini ya kebaikan dibalas keburukan. dan kenapa anak2 gak ada yang ngomong ke saya. dan kenapa si banjingan perempuan tidak mau jujur kepada sy??? jadi semalam saya dijadikan bahan ketawaaan???

hanya gara2 cream wajah dan 5 rb jadi bikin sakit hati.

trus ketika saya cerita kejadian ini ke saudara saya..ganti dia yang marah ke saya… “ina…kenapa suamiku dibegituin sama temen2mu….” dan aku diam saja  karena memang begitu gaya bergaulnya si ayu. kadang gak sopan…

tapi untunglah…si ayu lebih termaafkan walo berkali2 ngerjain. karena dia tidak munafik dan mau meminta maaf. memang hobinya kadang maaf “mengadu domba” orang tapi tidak gengsi untuk minta maaf dan mau berubah…

please deh….bussiness is trust. direktur bank mandiri bisa lepas jerat hukum saat ada kasus kredit macet aja karena ditolong satu teori….bussiness is trust.

nah…hal itulah yang bikin tertanam dalam hati hingga ketika harus miskomunikasi lagi soal cream wajah di saat bulan puasa akhirnya menjadi bola panas…

padahal gak tau ya, kalo tyt sy semarah itu dibulan puasa awalnya gara2 teman saya….???

dan di bulan puasa itu orang lain yang kena marah karena sy merasa disalahin LAGI gara2 cream wajah…woalah…nasib….jadi bola panas…

trus bola panas ke-2

mailist tanggal 5.

tyt itu awalnya karena email pengkhianatan dari si bajingan perempuan (berarti terdakwannya dia ya) trus dilaporkan ke saya…

cuman karena sy waktu itu masih lempeng dan hah hoh hah hoh gak konek. iya2 tapi gak konek. lempeng aja kayak orang tolol masih setengah waras, akhirny berbuah aduan ke mailis.

karena mengadu ke saya seolah tidak ada tanggapan sehingga seolah sy terlihat tidak ada rasa memiliki. dan akhirnya bola panas makin membesar 3 ato 4 bulan kemudian. lari ke sana kemari.

dan sore ini ketika sy sedang membaca baru terlihat jelas big picture serta flow dari pe*mo*del*an sis*tem dari kasus bola panas ke-2….

astoghfirrulloh kemna aja saya selama ini kok baru keliatan jelas dipikiranku sekarang….

berarti bener2 kejam dan parah tuh si bajingan perempuan…stake holdernya jadi banyak karena saya gak tau flow dari awalnya. dan yang jelas sy jadi merugikan orang lain.

bajingan perempuan itu udah salah, tetep diulangi, berkali-kali pula. minta maaf dan ngulangi lagi dan yang jelas kalo cirinya dia selama ini…pengecut.

tapi alhamdulillah…karena selama ini sy terlalu tolol, sibuk dengan diri saya sendiri, maka gak sempat meladeni, maka movementnya gampang ketahuan, karena alam semesta sudah bekerja sendiri tanpa campur tangan saya yang ingin membalas dendam.

sehingga dapat dilawan dgn mudah dengan mengikuti cara dia bermain. apa ya istilahnya kayak gitu?

melawan dengan memnfaatkan kekuatan dan strategi musuh…???

selihai-lihainya penjahat habis sendiri lah dia…

sebenarnya kalo yang kena saya saja mungkin sy sudah lupa ya…tapi kalo menyakiti orang lain juga itu yang bikin jengkel…

oiya hal kayak gini juga pernah dan masih saya ingat sampe sekarang meski kejadiannya sudah lama berselang…

saat itu masih sma. sy lupa nama si mbak pelakunya. tapi yang jelas intinya. suatu sore sy datang di kos. (sma memang sempat kos sebentar. tapi keluar karena sya punya rumah baru jadi pgn ngenyari bahasa jawanya).

datang di kos. langsung mendatangi kamar si mbak.gak masuk sih hanya ngobrol dari luar sementara posisi si mbak di dalam kamar dia. dan dari dalam kamar si mbak kemudian bilang2 hal yang jelek soal temen sebangku, sekamarkos dan tetangga saya namanya vita.

intinya dia menginginkan keluar kata2 sy yang mendukung dia dan menjelek2kan vita. dia menggiring sy untuk berfikir yang buruk2 ttg temen sy tersebut.

untungnya selama ini temen sy itu sy kenal baik dan selama sy bergaul dgn dia dari tk sampe sma tidak ada iri dengki karena memang anaknya baik.

jadi vita saya belain terus ketika dikata2in bgt.  trus ketika sy emosi karena kunci kamar sy tidak segera diserahkan oleh si mbak. maka nada saya sudah mulai meninggi dan akhirnya tyt…

vita ada di dalam kamar sengaja mendengarkan percakapan kami. dan dengan rasa gak enak dia bilang dia dipaksa untuk tetap berada didalam kamar si mbak dan dia sebetulnya tidak setuju diajak bersekenario. dan tiap mau keluar kamar sama si mbak dipegangin.

oiya, posisi saat itu saya diluar kamar dan si mbak ada didalam kamarnya bersama vita. jadi sy ngobrol dengan si mbak dibatasi oleh dinding. dan sya juga tidak tertarik untuk masuk ke kamarnya meskipun pintunya terbuka, sy memilih duduk dikursi didepan kamar.

saya tidak bisa bayangin kalo saat itu sy mengarang cerita dan mengata2in vita dengan hal2 buruk. apa jadinya dunia???

kok begitu ya si mbak..

sy baru ingat tampaknya ini gara2 cowok deh. beberapa hari sebelumnya saya pulang papasan sama dia dan temen laki2nya. trus temennya siul2 dan si mbak pas makan malam bilang bahwa temennya minta kenalan. ternyata sampe hari itu, si mbak tidak kunjung memperkenalkan.

oh…jadi yang kemaren kecengan lu ya mbak…? makanya lu bersekenario seperti itu ke aku???

pada dasarnya saya pelupa…

tapi karena pendendam jadi ingat terus

sebenarnya dendam itu rugi…macam bawa beban kemana2 padahal tanpa kita minta ato kita balas…Allah pasti sudah punya mekanisme otomatis pembalasan yang setimpal.

karena kejahatan pasti dibalas setimpal dengan kejahatan dan kebaikkan dibalas berlipat-lipat dari kebaikkan yang pernah kita lakukan.

yah yang dilakukan sekarang cuman berdoa…

dulu saat masih error kayaknya ada penghalang dengan Yang Diatas…

macam ada hijab

tapi kalo triger yang didoainnya begitu kuat…ya baru bisa doa…

he3…

kemana aja ya saya dulu…kok baru sekarang keliatan semuanya…

tolong

May 14th, 2009 by inoea

tolong jangan diartikan 2 tulisan sy yang terakhir dengan penafsiran yang lain2…misal…

sy ingin memperlihatkan bahwa ical deket dengan saya…ato bu antasari memiliki kisah yang sama dengan saya sehingga saya dapat berempati dll….

faktanya…

dari dulu si ical memang menguntit kuliah2 saya…ha3…

dan fakta lainnya…

gw gak pernah mengalami dikhianati seperti si ibu antasari…

so tidak ada sebab dan akibat di blog2 saya….

insya Allah tidak ada bahasa bersayap ato abu2 dalam blog sy…

semuanya To the point…

dengan 1 pernyataan dan 1 penafsiran…

jangan dianalisis…

positif thingking dan positif feeling aja sama saya…

dunia sudah indah dengan apa adanya…

yang terlintas begitu ya sudah begitu…

sometimes gak bisa ditanya sebabnya kenapa menulis bgt dan begini…mengalir aja…tanpa ada maksud tersembunyi…

kalau ada maunya pasti ngomong dengan spek yang sangat jelas dan detail…

-;)-

ical…

May 14th, 2009 by inoea

ingat almarhum ical…???

bukannya menguak memori lama…

tapi sy ingat waktu itu menit2 sakarotul maut ical…sy sakit kepala amat sangat…sampai akhirnya saya teriak dan nangis dan akhirnya bilang ke ibu saya kalau saya ada yang bilang akan “diambil” umur2 segini. makin panik lah. tyt habis itu sembuhnya sakit kepala saya, dengan cara hilang sendiri seperti diambil plas….tanpa ada proses evolusinya…tanpa reda pelan2…hilang langsung…

dan anak2 sms ical meningal karena sakit pencernaan.

tyt setelah sy telpon sahabatnya ical, erik…saat2 terakhir ical katanya mengeluh sakit kepala yang amat sangat dan di menit2 yang sama dengan saya pas saya kira itu akhir hidup saya…

see…

become dukun itu tidak enak…so janganlah belajar klenik dan gaib or mistik…

macam orang tak berpendidikan aja…

peace ah…:p

-makin waras-

Subhanallaah…

May 14th, 2009 by inoea

2 hari sebelum kasus antasari azhar mencuat… sy membaca buku zona ikhlas…bagian yang contoh2 miracle nya… saat itu saya sampai pada halaman yang menceritakan ttg irma hutabarat…kasusnya dengan salah satu aktivis lsm yang sudah terkenal…sy pun kaget kok bisa ya ada orang sejahat itu memfitnah seperti itu…???

trus tanpa disengaja untuk berpikir ato berkhayal…tiba2 saya ada insight…bahwa akan ada pejabat besar yang akan dapat kasus seperti ibu irma…yang dampaknya nasional sekali.

sy pun cerita ke orang2 terdekat ttg kasus ibu irma,tapi sy tidak berani cerita ttg insight sy tersebut. karena menyangkut orang lain. sy lebih memilih untuk diam.

terus setelah pagihari sy embaca koran…

sontak badan gemetar…antasari…???

biasanya kalo dapat insight yang buruk dan orang2ny dekat denga saya…rasa gelisah sampai badan terasa gemetar. dan itu bisa berlangsung seharian, kadang sampai beberapa hari…

trus gara2 sudah baca buku quantum iklhas dan nguntit mas erbe sentanu sampai surabaya…he3…

saya pun dalam hitungan menit dengan cepat kembali ke kondisi normal. (saya hitung sekitar hampir sepuluh menit saya mencapai kondisi biasa kembali…)

pertama yang saya rasakan…

badan gemetar…(padahal saya sudah makan dan tidak kedinginan…so fisik saya lagi FIT!)

trus sedih dan marah…(kenapa sih orang sebaik itu dan berjasa buat merapikan jajaran brokrat berhati jahat kok tega2nya difitnah???)

trus berfikir dengan menggingat pengalaman diri sendiri…(oiya..dari pengalaman kosku terakhir aja…memang ada orang2 semacam itu hanya karena iri dan dengki sesama temen…lha apalagi antasari azhar…yang memiliki banyak konflik kepentingan)

trus setelah inget faktor luar, masuk kedalam diri sendiri…(yah…sebaik2nya orang pasti, orang kayak gw yang urusannya gini2 aja banyak salah dan dosa…apalagi kalo beliau yang tingkat stress tinggi…pasti butuh relaksasi yang tyt tanpa dia sadari dia tidak bisa mengontrol diri sendiri…trus lha gimana kalo tyt dia dikenai santet pelet dlsb…sehingga kontrol terhadap diri sendiri hilang. seberapasih keihklasan seseorang sehingga dia bebas dari klenik…soal kadar ikhlas orang…hanya Allah yang tau).

(soal klenik…banyak teman2 kos sy yang ngledekin…tapi tyt…beberapa orang diam2 suka ke orang pintar juga, yah gitu lah…kemunafikan yang tercipta)

trus mikir…sebenarnya inikan sudah skenario dari Yang Di Atas…gak tau gimana faktanya entar…takdir Allah yang telah terjadi adalah yang terbaik dari semua skenario .

apasih maksud allah dengan membuat kasus ini…???

trus kerasa banget rasa hati nyonya antasari…tidak bisa sy ceritakan, tapi seolah2 sya bisa merasakan yang dirasakan ibu itu.

trus seolah2 bicara dengan ibu itu…

“bu…ikhlas…semuanya sudah atas kehendak Allah…ini yang terbaik…hanya dengan ikhlas ibu akan bisa melewati ini semua dengan tenang dan damai…percaya…ini skenario terbesar dari yang Maha Besar…serahkan kepada penciptanya dan percayakan penyelesaiannya pula kepada Nya…berdoa saja dengan ikhlas..dan percaya dan yakinlah Allah Maha Penyayang dan pasti mengabulkan doa hambaNya…”

tak beberapa lama kemudian badan kembali normal…

siapa sih antasari…memang dia ada hubunga dengan saya…??? sembari saya tetap melanjutkan pekerjaan saya…

begitulah…hal2 seperti insight itu tidak bisa kita tolak kedatangaannya…tapi setelah membaca cara2 healing dari buku quantum ikhlas…Insya Allah…kita bisa menolak hal2 yang tercipta dari pikiran kita sendiri…

apakah saya menginginkan mendapatkan insight seperti itu???

tidak!

sy tidak bisa mencegah…

dan sya tidak tau mana yang dari setan ato dari Allah…

yang saya tau…”kalo setan ngasih insightnya pasti buruk…” (*)

lha Allah…gak tau…belum nemu teorinya…

yang saya simpulkan dari pernyataan (*) diatas, insight buruk berarti bisa dari Setan danbisa dari Allah…tapi insight bagus pasti dari Allah.

tanpa quantum ikhlas…

bener2 bingung saya memfilter antara frekuensi Tuhan dan frekuensi setan…

DOA…

April 21st, 2009 by inoea

Semoga perjuangannya membuahkan hasil…

Dilancarkan…

Dimudahkan…

Diluluskan…

Didamaikan…

Ditentramkan…

Diikhlaskan…

Dibarokahkan…

Dibahagiakan…

Disingkapkan tabir untuk kita semua…

Dan semoga diberi penglihatan, pendengaran, penciuman, perhatian, dan kaki serta tangan milik Allah…

Sehingga dapat membahagiakan orang tua dan kita semua…

Amin…

Amin…

Amin Yarobbalallamiin…

hari baru yang indah….

April 17th, 2009 by inoea

trying to get this felling since along long time ago…..

-life begin at this beautifull moment-

thx God….

April 16th, 2009 by inoea

I trust You….

awalun binniyat…

insya Allah niat awal gak pernah buruk…dan tidak pernah meminta keburukan baik dalam pikiran maupun permintaan dalam hati mengenai permintaan yang buruk….

so…pasti ada GREAT SURPRISE di dalam ini….

amin….

-…rasa sejati ada d dalam hati….dan siapa memiliki rasa itu…maka kesempurnaan diri akan berhasil dimiliki…-

WARAS

April 16th, 2009 by inoea

Enak ya rasanya kalau bisa marah…ha3 puasss…

Kemajuan yang sangat signifikan!

Kalo jaman-jaman susah dulu…mau marah susaaaah….bgt.tapi kalo ribut iseng-iseng gampang bgt. Pernah tiba-tiba Arlyza ngomong, ternyata dia juga sama, dulu mau marah dan ekspresif impulsif mikir-mikir dulu, jadinya lempeng we…trus dilain waktu ngobrol sama Herlina, kalau jaman masih SMA masih maen doank…gak mikir yang serius2…trus kami berdua berkesimpulan…terlalu lama berpikir jadi lambat bertindak…ha3…

Saking lemahnya batin jaman dulu…

Saya sama banci kaleng 1 yang sebelum dan sesudah kawin tetep bermanuver sama thd gw… bedanya setelah kawin merayunya dengan logatnya yang jogja lemah lembut tapi tai itu berkata ”kamu tipe perempuan yang bias dipoligami deh…”dan gw hanya bias diam saja…heran…

Trus jaman dulu bgt…salah satu the rezim (in astro’97), tak lain dan tak bukan umaria kaiyam, sampe ngledekin gw, wajah rambo hati rinto…(sial emang gw preman apa???:P peace mar!)

Trus, gara2 insiden kecil…saat itu entah kenapa sukaaa bgt sam bodynya opel blazer…trus si umar bilang Si Papa beli mobil baru, opel blazer tuh! wah masak sih mar warna apa??? trus aku cerita…pantas di taman Ti dan astro sering bgt ada opel biru tua. dan aku sering bgt liatin…

Nah…kesempatan tuh buat si umar ngegosipin gw sebagai cewek matre penyuka om-om beropel blazer…biarinlah capek menepis gosip dari penguasa himpunan:P.

Suatu hari si umar bilang ingin mengubah paradigma “ratapan anak tiri ” menjadi paradigma yang baru “ratapan ibu tiri”. Caranya???

Dia nanyain gw: “Na, mau gak kawin sama si papap, alias jadi madunya si emak???”

“Yeiy, enak aje jadi istri muda…bujang mapan beruang hidup senang juga masih banyak…:P” jawabku sambil bercanda….

Habis itu, seperti kasus-kasus lain…dia menyebarkan gosip bahwa gw ingin jadi ibu tiri dia…soalnya kalau ibu tirinya gw, seneng dia…pulang-pulang mabok…kerjaannya minta uang dan mecahin barang-barang di rumah…dan dengan yakinnya bahwa bukannya dia yang kena omel, tapi aku yang kalah perang dengan nangis setiap hari, introspeksi diri terus-menerus sambil tetap memberi uang kepada anak tiri tercinta dan tak henti-hentinya membersihkan rumah yang diporak-porandakan sama si umar…ha3 sial kau mar…

Ha3….

Setelah subversi yang satu itu mereda…ganti lagi kisah yang dibikin dia…teman kami, Andi Sitti Mariyam, alias iyam…kawin…dengan adek kelas di jurusan fisika…gw dan iyam memang digosipkan sebagai kembaran…padahal kami berdua jauh dari mirip…tapi soal favorit seringnya memiliki kesamaan, kecuali selera soal suami…

Nah…setelah punya anak…gw digosipkan mau jadi ibu tirinya Hanan, anak pertama iyam…sampai sekarang kalo cerita habis main ke surabaya ke tempat iyam…langsung deh, dibilang-bilang menjenguk anak tiri. Dasar si umar…

Sekonyol-konyolnya si umar dan kadang bikin jengkel sampe ke tenggorokan…tyt dia sayang sama gw…saat itu kami lolos dari salah satu matakuliah yang bikin deg-degan…1 kelas gak lulus semua, padahal akhir masa studi. akhirnya dikasi ujian tambahan baru deh bisa lolos. Maka untuk merayakannya, si umar yang anak pecinta alam itu ngasih usul gimana kalo mabok-mabokan? langsung deh dia pergi sama partner in crimenya si nyoto alias Siti Ulya Nataresmi, pergi ke circle K terdekat beli cooler yang biasa dipakai anak pecinta alam kalo ledinginan di puncak gunung. Mungkin sekarang dia melihat kami kedinginan karena basah akibat keringat kebahagiaan di puncak labtek 4 alias di himpunan. Balik ke himpunan, mereka berdua bawa kresek yang isinya 2 botol cooler untuk diminum rame2…tyt masih ada 1 botol lagi, yang dikeluarkan terakhir…1 botol kiranti…Ha3…katanya…”ini buat si ina” ha3 sial kau mar…

kalo gak salah saat itu anak2 ada lengkap…ada iyam, Faizal Riza (almarhum Ical). Asteria Satyaning Handayani (tya), Avivah Yamani Riyadi (vivi), hanya Neflia dan Zaid Wahyudi aja yang tidak ada….

(oiya …bukan untuk membuat info menjadi abu2…ato mencemarkan nama baik orang lain ha3…

yang ikut ujian cuman saya, nyoto, umar, ical, udin dan tya (???)aku lupa…

karena ya anak2 itu yang ngulang matakuliah itu…)

Nah sejak saat itu kalo jalan bareng trus ada kiranti si umar selalu teriak-teriak ngeledekin gw. ha3.

Berjalannya waktu…tyt si papap, bapaknya umar, jadi dosen pembimbing gw waktu ngambil s2 di ti. kenapa? karena entah kenapa, semua pola pikir beliau soal ti dan segala sudutnya sejalan bgt dengan pemikiran yang gw inginkan. dan Alhasil, ketika akhirnya harus mengucapkan pamitan…beliau berpesan 2 hal, salah satunya adalah…”ina, nanti kalao di luar ketemu orang yang jahat, sudah tinggal saja gak usah dikasih hati…nanti-nanti pasti begitu lagi”.

He3…ntahlah kenapa itu yang dijadikan salah satu point untu menasehati saya…atokah karena propaganda yang ditiupkan sama juniornya??? ato pengamatan beliau sendiri terhadap anak bimbingannya??? wallohu alam…yang jelas gw hanya bisa berkata “terima kasih papap…”

Nah…ada satu kasus lagi…saat bimbingan…tyt papap ganti lagi mobilnya nissan terano, yang merupakan salah satu body mobil lain yang saya sukai selain opel blazer. Trus gw bilang…mar, si papa ganti mobil terano ya??? wah…(maksud gw “wah sama bgt sih seleranya sama gw”…bgto…). Udah deh cerita berlanjut seperti yang sudah2….hohohoho…..

Balik ke topik awal…he3…

Sekejam-kejamnya pergaulan di astro 97, tyt masih ada yang ganas…dunia luar-di dalam kos ku yang terakhir….busyet dah….hadoohhh…capek bgt gw…semua prinsip kemanusian, persahabatan, sudah hilang…yang ada prinsip survival for the fittes. Ibaratnya, ada orang susah bukan ajang untuk mencari amal, tapi ajang untuk dijajah dan diperes alias aji mumpung. Sampai-sampai salah satu orang baik di sana…Niauw kwetiauw tjaptjauw…berkata…”mbak…apa yang bisa aku bantu buat mbak ina…” Kalo nggak seperti ucapan Mas Chris…”mbak ina harus tegas jangan lemah…”. Kalo ayu beda lagi…”mbak ina harus jaga wibawa donk…biar aku gak berani sama mbak ina…jadi gak ngerjain aja…”he3 sadar juga dia…untunglah…”tapi ayu…orang yang begitu itu masih salah didikan…walo yang bersangkutan gak jaga wibawa juga seharusnya tetep dimanusiakan sebgai manuasia…”

Kalo Dc ngasih semangatnya beda…”ayo mbak hajar saja…jin setannya jangan dikeluarin dulu sebelum diberesin semuanya…” soalnya dia susah bgt ngomporin gw untuk ngamuk melawan kedzoliman beberapa penjahat di sana…ha3…

But now rasanya enak…bgn ya…kalo bisa menghindar dan memukul balik…enteng…

Orang normal dengan keimanan standar kalo dicakar ya bales nyakar.

Perempuan walo pendiam kalo wong jawa timur tetep ae iso misuh-misuh yen kepepet.

Kalo dulu gw diem tyt bukan karena sabar melainkan tolol…sabar dan tolol beda jauh…sabar ada unsur mendidik, kalo tolol lebih ke merugikan diri sendiri.

Seperti si umar suka ngeledekin tolol ke gw…

“He euh mar…makasih ya…kamu sangat mengerti diriku…konsultan punya si papap aja profesional, ada kontrak dan pembayaran, kalo konsultan milik juniornya kan gratis ha3…baik bgt tuh…walo kita belum pernah berteman tapi sudah ribuan kali berantem”

Oiya…tapi gara2 dia jadi konsultan gw dari baju, tingkah laku, sikap dan tindakan serta pemikiran, dan salah satunya jadi editor tulisan gw di bukom himpunan…yang akhirnya mendiagnosis gw disleksia…dan disebar-sebarkan ke seluruh penjuru jurusan…

“akhirnya elo ketrima jadi editor di mizan kan…gara2 dah biasa jadi editor tulisan gw…he3…oiya…lu udah bilang makasih ke gw ya soal itu…he3”

“oiya selain itu lu juga ngasi kenang2an dari mizan ya….buku yang berjudul “tasawuf cinta” he3…”

“hatur nuhun beubeul….”